Perbedaan Investasi Jangka Pendek dan Panjang untuk Pemula

Perbedaan investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang

Apa itu investasi?

Perbedaan Investasi jangka pendek dan panjang untuk pemula - Investasi sendiri  merupakan proses mengembangkan uang/harta dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang.

Lain halnya dengan menabung yang bersifat menahan uang untuk kebutuhan masa depan

Investasi justru fokus untuk mengembangkan uang tersebut agar bisa bertambah di masa depan

Jadi tidak heran apabila tren investasi semakin lama semakin meningkat.

Namun apakah kamu tahu kalau investasi ada yang berjangka panjang dan ada yang berjangka pendek?

Keduanya lebih kurang memiliki cara kerja yang sama, namun berbeda dalam beberapa aspek.

Sebagai pemula, mereka terkadang bingung investasi mana yang cocok untuk mereka

Apakah investasi jangka pendek atau investasi jangka panjang?

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, ada baiknya kamu memahami apa perbedaan antara keduanya.

Untuk apa? 

Tentu saja tujuannya adalah agar kamu dapat memilih instrumen investasi yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan kamu.

Lalu apa saja perbedaannya?

Baca juga : Pengembangan Koperasi di Era Digital | Yuk, Memajukan Koperasi di Tanah Air

Perbedaan Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Apabila dilihat dari sisi tujuannya secara umum, tentu tidak ada perbedaan yang signifikan antara investasi jangka pendek dan jangka panjang.

Namun dalam proses pelaksanaannya ada beberapa poin yang menjadi pembeda antar keduanya.

1. Waktu

Perbedaan pertama antara investasi jangka pendek dan jangka panjang adalah dari segi waktu.

Investasi jangka pendek biasanya memiliki rentan waktu yang lebih singkat, yakni sampai 1 tahun.

Sedangkan investasi jangka panjang biasanya memiliki rentan waktu di atas 5 tahun.

Diantara itu ada yang dinamakan investasi jangka menengah antara >1 tahun sampai <5 tahun

2. Keuntungan

Sesuai dengan waktu yang dikorbankan tentunya investasi jangka pendek dan jangka panjang memiliki keuntungan yang berbeda.

Investasi jangka panjang biasanya akan menghasilkan keuntungan yang berlipat-lipat jika dibandingkan dengan investasi jangka pendek.

Namun dalam memperoleh keuntungan ini, kamu sebagai investor juga harus memiliki kesabaran yang tinggi.

Karena pada dasarnya investasi jangka panjang ini direncanakan untuk masa depan.

Jadi semakin lama waktu yang kamu korbankan kemungkinan akan lebih besar pula keuntungan yang akan kamu dapat.

Namun demikian, kamu harus memiliki kemampuan yang baik dalam menganalisis pasar, ya!

3. Tujuan investasi

Nah, poin ini masih sangat berhubungan dengan poin pertama.

Investasi jangka pendek biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam jangka waktu dekat.

Berbeda dengan investasi jangka panjang yang dapat digunakan untuk mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang.

Jadi secara sederhananya, apabila kamu ingin berinvestasi untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu dekat silakan memilih investasi jangka pendek.

Sedangkan apabila kamu menginginkan sebuah investasi untuk tujuan masa depan yang panjang atau mempersiapkan dana pensiun di hari tua, maka investasi jangka panjang menjadi pilihan yang cocok buat kamu.

4. Modal

Sejalan dengan keuntungan yang diberikan maka investasi jangka panjang akan membutuhkan modal yang lebih besar dibandingkan investasi jangka pendek.

Investasi jangka pendek dapat dimulai dengan modal yang kecil.

Bahkan banyak instrumen investasi jangka pendek yang menawarkan dengan modal ratusan bahkan puluhan ribu saja.

Sedangkan investasi jangka panjang biasanya membutuhkan modal yang lebih besar.

Bisa saja kamu melakukan investasi jangka panjang dengan modal yang tidak terlalu besar.

Namun modal tersebut akan mengikuti seberapa besar keuntungan yang akan kamu dapatkan.

5. Risiko

Berbeda dengan poin-poin sebelumnya, risiko justru lebih besar di investasi jangka pendek dibandingkan dengan jangka panjang.

Perputaran uang yang cepat dengan jangka waktu yang lebih singkat dapat membuat fluktuasi sehingga membuat risiko investasi semakin besar.

Berbeda dengan investasi jangka panjang, meskipun terkadang pergerakannya lambat, namun peningkatannya yang stabil jauh lebih besar dari pada risiko yang ditimbulkan.

Sehingga dari segi risiko, investasi jangka pendek memiliki risiko yang lebih besar dibanding investasi jangka panjang.

Baca juga : Tantangan dalam Menerapkan Ekonomi Islam Sebagai Solusi Perekonomian di Indonesia

Contoh Investasi Jangka Pendek

Berikut adalah beberapa contoh investasi jangka pendek yang mungkin cocok untuk kamu sebagai pemula :

1. Deposito

Deposito adalah salah satu cara penyimpanan uang di bank dimana penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu.

Jadi berbeda dengan tabungan yang kapan saja bisa ditarik.

Deposito ini biasanya memiliki jangka waktu dari 1, 3, 6, 12 sampai 24 bulan (tergantung kebijakan masing-masing bank).

Dengan mendepositkan modal kamu di bank dalam jangka waktu tertentu, bank akan memberikan bagi hasil/bunga dari dana kamu yang dipakai.

Jadi semakin banyak dan lama uang kamu dideposit, maka keuntungan yang kamu dapat akan semakin besar

2. Reksadana

Reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang sangat cocok untuk pemula.

Dengan reksadana, modal yang kamu tanamkan akan dikelola oleh manajer investasi.

Jadi apabila kamu belum memiliki keahlian investasi, kamu dapat mempercayakan manajer investasi untuk mengelola modal kamu di reksadana. 

Reksadana sendiri terdiri dari berbagai macam jenis, seperti reksadana pendapatan tetap, reksadana pasar uang, reksadana saham, reksadana campuran, dan sebagainya.

3. Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pihak yang berutang kepada pihak yang berpiutang.

Sedehananya obligasi adalah surat utang yang bisa dibeli dan pembeli akan mendapatkan keuntungan berupa imbal hasil.

Di Indonesia, obligasi ini sendiri memiliki jangka waktu antara 1-10 tahun.

Sehingga instrumen ini dapat masuk kedalam investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Contoh Investasi Jangka Panjang

Apabila ingin berinvestasi jangka panjang mungkin beberapa instrumen investasi ini cocok buat kamu :

1. Investasi Emas

Investasi emas adalah salah satu cara investasi untuk mengembangkan kekayaan dengan risiko yang kecil.

Investasi emas ini dapat dilakukan dengan membeli emas fisik batangan, perhiasan, logam, dan sebagainya.

Atau juga dapat dilkakukan dengan membeli emas digital, seperti sertifikat emas atau tabungan emas.

Berbeda dengan investasi yang lain, risiko yang timbul akibat investasi emas ini adalah kehilangan emas itu sendiri atau mendapatkan emas palsu.

2. Investasi Properti

Investasi properti adalah jenis investasi yang berkaitan dengan pembelian, penyewaan, pengelolaan dan penjualan aset tertentu untuk mendapatkan keuntungan.

Misalnya kamu menyewakan apartemen, kontrakan rumah, tanah, kios atau ruko, dan masih banyak lagi.

Dengan investasi properti kamu akan mendapatkan penghasilan yang besar tanpa harus bekerja.

Artinya pada tahap ini, properti yang akan bekerja untuk kamu. 

Menggiurkan sekali bukan?

3. Saham

Secara sederhana saham adalah surat yang menjadi bukti seseorang ikut dalam kepemilikan sebuah perusahaan.

Misalnya perusahaan X menerbitkan 100 lembar saham dan ada 10 orang yang masing-masing membeli 10 lembar saham perusahaan tersebut.

Dengan demikian setiap orang dikatakan sudah memiliki 10% aset pada perusahaan X.

Seperti itulah kira-kira gambarannya.

Lebih Baik Mana Investasi Jangka Pendek atau Jangka Panjang untuk Pemula?

Nah, apabila ada pertanyaan mana yang lebih baik antara investasi jangka pendek dan jangka panjang

Maka jawabannya adalah "tergantung"

Gimana maksudnya tergantung? Iya, mana yang lebih baik adalah tergantung tujuan kamu dalam berinvestasi.

Apabila kamu ingin memiliki modal yang besar dan ingin mempersiapkan dana untuk masa depan yang panjang,

Maka investasi jangka panjang adalah yang terbaik untuk kamu.

Namun apabila kamu memiliki modal yang terbatas dan ingin berinvestasi untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu dekat,

Tentu saja investasi jangka pendek akan lebih cocok untuk kamu.

Begitupun dengan instrumen-instrumennya.

Apakah kamu akan memilik investasi emas, properti, reksadana, obligasi atau yang lain? Semua tergantung kebutuhan kamu.

Kesimpulan

Investasi adalah kegiatan menahan dana yang kamu miliki untuk dikembangkan demi kebutuhan masa mendatang.

Mau investasi jangka pendek atau jangka panjang, keputusannya berada di tangan kamu sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Yang pasti adalah bahwa investai sangat penting untuk masa depan kamu, baik untuk jangka pendek atau jangka panjang.

Jadi apabila punya peghasilan lebih, jangan lupa untuk berinvestasi, ya!

Pikirkan jangka panjang dan masa depan kamu

***

Terimakasih sudah membaca sampai akhir, silakan tinggalkan kesan dan pesanmu di kolom komentar :)



Post a Comment

0 Comments